| VAKSIN: Vaksinator Lanal Banjarmasin menyuntikkan vaksin Sinovac kepada nelayan yang baru datang melaut – Foto Dok |
BORNEOTREND.COM – Para nelayan dari 9 kapal yang baru datang dan bersandar di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Banjar Raya menjadi sasaran serbuan vaksin massal dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin, Minggu (22/08/21).
Dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, 9 tenaga kesehatan (nakes) atau vaksinator Lanal Banjarmasin menyuntikkan vaksin kepada nelayan yang baru datang melaut tersebut di dua tempat yaitu di area dermaga dan di atas kapal nelayan.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko MTr Hanla mengatakan, kegiatan serbuan vaksin Covid-19 terhadap para nelayan ini dalam rangka turut serta mensukseskan program pemerintah untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19 dan menindaklanjuti perintah dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono SE MM agar jajaran TNI AL terus berperan aktif menggencarkan vaksinasi kepada warga pesisir, khususnya para nelayan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah kerja masing-masing, menuju Indonesia sehat dan bebas Covid-19.
"Diharapkan dengan vaksinasi ini dapat meningkatkan Herd Immunity (kekebalan kelompok) para nelayan, sehingga tetap bisa mencari ikan di laut, karena produktivitas nelayan di sektor kelautan dan perikanan dapat membantu dan menopang ketahanan pangan serta percepatan pertumbuhan ekonomi nasional di musim pandemi ini," jelas dia.
Sebanyak 96 orang berhasil divaksinasi dengan aman dan sehat dengan menggunakan vaksin jenis Sinovac.
Dari total keseluruhan serbuan vaksin Covid-19 yang digelar oleh Lanal Banjarmasin, sampai dengan saat ini sudah berhasil melakukan vaksinasi secara massal terhadap 9.267 orang (930 vial) warga pesisir Kalimantan Selatan.
"Usai pelaksanaan vaksinasi, sebagian nelayan merasa tenang dan tidak ragu-ragu lagi turun ke laut untuk mencari ikan, karena sudah Divaksin Covid-19 oleh Prajurit Lanal Banjarmasin, sehingga terlindungi dari penularan virus Corona," tukasnya.
Penulis: Fathur