![]() |
| WAWANCARA: Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Zulkifli - Foto Dok |
BORNEOTREND.COM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel berupaya untuk mendorong agar desa wisata saling bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memajukan ekonomi desa yang kini cukup terdampak akibat Pandemi Covid-19.
Menurut Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Zulkifli, jika kolaborasi ini bisa dilakukan dirinya optimis geliat ekonomi di desa bisa bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19 dan masyarakat desa pun bisa kembali meningkatkan pendapatannya.
“Saat ini kita sedang berupaya mendorong agar lebih banyak hadir desa wisata di desa-desa. Nanti kalau sudah diakui sebagai desa wisata, akan kita sinergikan dengan BUMDES untuk pengelolaannya,” tegasnya.
Tercatat sebelum Pandemi Covid-19 lalu ada kurang lebih 70 objek wisata yang didorong oleh Dinas PMD Provinsi Kalsel untuk menjadi desa wisata.
“Nah nanti kalau usulan ini disetujui oleh Kementrian Desa, tentunya Desa Wisata ini akan mudah mendapatkan berbagai bantuan dari Pemerintah Pusat. Selanjutnya nanti akan kita dorong agar pengelolannya dilakukan oleh BUMDES supaya pengelolaannya lebih profesional dan banyak masyarakat desa yang dapat dilibatkan,” imbuhnya.
