Waduh, Batu Bara di Pelabuhan PT BIR Angsana Dipolice Line

 

POLICE LINE: Batu bara yang ada di pelabuhan PT BIR disegel polisi - Foto Dok

BORNEOTREND.COM- Jajaran Unit II Mining Satreskrim Polres Tanah Bumbu (Tanbu) mengamankan dan melakukan police line pada tumpukan batu bara yang diduga ilegal di pelabuhan milik PT Bina Indo Raya (BIR), Minggu (23/5/2021) lalu di desa Bunati, kecamatan Angsana.


Menurut Kasubag Humas Polres Tanbu AKP H I Made Rasa yang didampingi Kanit II Satreskrim, Ipda Aditya Prabowo, penyegelan ini atas laporan Direktur CV Rizki Mulia Bara (RMB) Yunarto Setiawan atas dugaan penggelapan yang dilakukan PT Sekumpul Bara Energyl (SBE).


"RMB melaporkan SBE melakukan loading batubara ke pelabuhan PT BIR tanpa izin pihaknya," kata Made sapaan akrabnya, Senin (24/5/2021).


Atas laporan itu jajaran Unit II Mining Satreskrim Polres Tanbu langsung bergerak ke pelabuhan khusus milik PT BIR di desa Bunati kecamatan Angsana, untuk melakukan penyegelan terhadap 4 rit tronton batubara yang akan loading.


"Batubara itu di police line dengan status quo untuk diamankan. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan kasus ini," ucapnya.


CV RMB sendiri tidak ada hubungan kerjasama bisnis dengan pelabuhan PT BIR, sehingga yang dilaporkan untuk saat ini hanya PT SBE yang dituduh telah menggelapkan batu bara yang distok di pelabuhan khusus tersebut.


"Tapi kami masih melakukan penyelidikan terkait keterlibatan pelabuhan yang menerima tumpukan batu bara yang menjadi laporan," lanjutnya.


Diakuinya saat ini untuk tersangka belum bisa ditentukan karena masih dilakukan penyeledikan pada penanggung jawab PT SBE yang dilaporkan.


Sementara itu, Kanit II Satreskrim Ipda Aditya Prabowo menambahkan, saat ini yang dilakukan penyegelan hanya tumpukan 4 rit tronton batubara yang diangkut PT SBE di pelabuhan. Sementara aktivitas pelabuhan tetap berjalan, karena tidak masuk dalam laporan.


"Police line hanya untuk batubara yang diangkut SBE," imbuhnya.


Sekedar diketahui, dari pantauan di lapangan, Senin (24/5/2021), tumpukan batu bara yang dilaporkan CV RMB di pelabuhan masih terpasang police line. Sementara penyidik masih melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak.


Penulis: Jack


Lebih baru Lebih lama