Agar Terhindar Dari Pangan Berbahaya, BBPOM Banjarmasin Gelar Advokasi Terpadu Untuk Masyarakat Tanbu

SIMBOLIS: Peserta advokasi terpadu dari BBPOM Banjarmasin saat berfoto bersama - Foto Dok

BORNEOTREND.COM- Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarmasin Leonard Duma mengakui, masih banyak sekali ditemukan bahan berbahaya dalam pangan yang dijual dipasaran.


Hal tersebut diungkapkannya dalam kegiatan advokasi terpadu Desa Aman Pangan, Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya, dan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAUS) yang dilaksanakan, Kamis (22/4/2021) di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).


“Dalam setiap inspeksi yang kita lakukan dilapangan, masih banyak ditemukan aneka pangan yang mengandung zat berbahaya. Nah melalui kegiatan advokasi ini kami ingin agar masyarakat bisa lebih jeli dalam memilih pangan yang aman dan jauh dari zat berbahaya,” ungkapnya.


Ada pun beberapa bahan berbahaya yang sering ditemukan dalam pangan ini diantaranya formalin, boraks, rhodamin B (zat pewarna sintetis yang biasa digunakan pada industry tekstil dan kertas) dan metanil yellow (zat warna berbentuk serbuk yang digunakan diindustri tekstil, sabun, kosmetik, dengan tujuan memberikan warna kuning cerah pada produknya).


“Padahal keempat bahan berbahaya tersebut hanya bisa dijual oleh pengecer bahan berbahaya terdaftar dan hanya boleh dibeli oleh pengguna akhir yang ditetapkan oleh instansi terkait tentunya dalam hal ini adalah instansi teknis. Namun nyatanya bahan ini tetap sering ditemukan dalam pangan yang dijual dipasaran,” tambahnya.


Dengan lebih mengetahui mana pangan yang mengandung bahan berbahaya dan tidak, maka diharapkan tujuan pemerintah sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bisa terwujud.


Sementara itu, Bupati Tanbu dr HM. Zairullah Azhar yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Hj Mariani mengatakan, atas nama pemerintah daerah pihaknya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya serta akan siap mendukung program yang akan dilaksanakan oleh BBPOM Banjarmasin.


“Melalui kegiatan advokasi ini, saya juga mengajak kepada semua pihak untuk saling bahu membahu dan bekerjasama guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat demi terciptanya masyarakat dengan generasi sehat dan cerdas dimasa mendatang,” tegasnya.


Sekedar diketahui, dalam kegiatan kali ini juga diberikan Penghargaan Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan Untuk Kantin  Sekolah dari BBPOM kepada 6 Sekolah, yakni SMAN 1 Simpang Empat, SDIT Ar-Rasyid, SMPN 1 Simpang Empat, SDN 1 Harapan Maju, SDN 2 Pasar Baru, SDN 4 Tungkaran Pangeran.


Penulis: Jack

Lebih baru Lebih lama